Tuah ditengah prahara, Amerika raup untung jual alat perang
Financeroll – Entah sengaja atau kebetulan semata, ketika Amerika dilanda resesi sementara sekutunya di Eropa bergelut dengan krisis utang, muncul krisis politik dibeberapa negara dunia ketiga dan tentunya Timur Tengah yang memang bukan merupakan isu baru.
Memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah dan negara-negara dunia ketiga secara tidak langsung memberi keuntungan kepada Paman Sam. Melalui perwakilannya yang ditempatkan diberbagai belahan dunia, Amerika seolah menawarkan solusi dan strategi atas setiap berbagai permasalahan.
Adalah Arab Saudi yang telah menandatangani kesepakatan pembelian 84 buah pesawat jet tempur F-15 buatan Amerika senilai $ 29,4 miliar. Menurut Paman Sam langkah ini diambil dalam rangka meningkatkan keamanan wilayah teluk menyusul ketegangan dengan Iran.
Penjualan perlengkapan militer kepada Saudi memberi pemasukan kepada ekonomi Amerika senilai $ 3,5 miliar pertahun dan meningkatkan ekspor dan lapangan kerja. Untuk kesepakatan ini Boeing akan