Terimbas Penyelesaian Krisis Utang Yunani, IHSG Melemah

Foto Sugeng/Financeroll Financeroll – Transaksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum berhasil bangkit ke zona aman dan terpaksa turun 19 poin meski sudah adanya aksi beli jelang penutupan. Investor masih menunggu konfirmasi penyelesaian krisis utang Yunani. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 8.975 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 8.990 per dolar AS. Penguatan indeks hanya sementara, tak lama setelah naik ke posisi tertingginya di 3.986,380, IHSG langsung ambles ke zona merah. Aksi ambil untung kembali terjadi akibat situasi pasar yang belum kondusif. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menguat tipis 10,667 poin (0,27%) ke level 3.985,455. Sentimen negatif dari Yunani masih membayangi para pelaku pasar. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terpangkas 37,997 poin (0,96%) ke level 3.936,791 akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Saham-saham berbasis agrikultur menjadi penopang

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com