Dollar kokoh, euro roboh ke penurunan tujuh pekan terakhir

Financeroll — Dollar menguat terhadap semua mata uang utama, meneruskan kenaikan di pekan ini, di saat investor mencari aset teraman atas kekhawatiran ekonomi di kawasan Eropa akan semakin memburuk setelah para pemimpin masih berjuang menghentikan krisis utang di wilayah tersebut. Euro merosot ke penurunan di tujuh pekan terakhir terhadap ‘greenback’ di saat Italia siap menjual obligasinya hari ini setelah imbal hasil obligasi 2 tahun negara tersebut meningkat ke kenaikan di 14 tahun kemarin. Dollar Australia menuju ke penurunan pekan ke-empat berturut-turut di saat pasar bursa Asia turun setelah Kanselir Jerman Angela Merkel menolak penggabungan obligasi euro yang mempengaruhi optimisme mengenai potensi pemulihan masalah di wilayah tersebut. Dollar menguat terhadap yen sebelum laporan perkiraan AS di pekan depan menunjukkan pemulihan kepercayaan konsumen. Euro sentuh $ 1.3295, level terendah sejak 6 Oktober, sebelum diperdagangkan di level $ 1.3306 terpantau pad apukul 8:09

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Nikkei Stabil Di Sesi Siang

Nikkei stabil di 8.175 dalam volume perdagangan yang tipis. Pasar AS tadi malam tutup untuk hari raya Thanksgiving. Hari ini Wall Street akan melanjutkan perdagangan namun jam operasional akan dipersingkat. "Black Friday (yang merupakan awal dari musim belanja) akan menjadi sinyal dari trend pembelian konsumen," menurut Hiroichi Nishi, manajer umum ekuiti Nikko

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Nikkei Stabil Di Sesi Siang

Nikkei stabil di 8.175 dalam volume perdagangan yang tipis. Pasar AS tadi malam tutup untuk hari raya Thanksgiving. Hari ini Wall Street akan melanjutkan perdagangan namun jam operasional akan dipersingkat. "Black Friday (yang merupakan awal dari musim belanja) akan menjadi sinyal dari trend pembelian konsumen," menurut Hiroichi Nishi, manajer umum ekuiti Nikko Cordial Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

EURJPY: Extends Bearish Momentum, Targets The 100.75 Level On Further Weakness

EURJPY-Our outlook on EURJPY remains to the downside with a further move lower towards the 102.72 level envisaged. This is coming on the back of its follow through lower during Thursday trading session. A decisive clearance of there will call for a run at its key support at the 100.75 level, its Oct... FF News: Technical

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

EURJPY: Extends Bearish Momentum, Targets The 100.75 Level On Further Weakness

EURJPY-Our outlook on EURJPY remains to the downside with a further move lower towards the 102.72 level envisaged. This is coming on the back of its follow through lower during Thursday trading session. A decisive clearance of there will call for a run at its key support at the 100.75 level, its Oct... FF News: Technical

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Bursa Eropa ditutup turun, pernyataan pemimpin Eropa kecewakan investor

Financeroll – Indek Bursa Eropa, berakhir menurun pada perdagangan Kamis (24/11) disaat Wall Street tutup oleh lburan Thanksgiving. Penurunan ini melanjutkan penurunan yang beruntun dalam enam sesi perdagangan terakhir. Para investor merasa kecewa dengan berbagai pernyataan yang dikemukakan para pemimpin Eropa, khususnya berkenaan dengan Obligasi Eropa. Indek Stoxx Europe 600 turun 0.2% berakhir di 219.98. dan telah jatuh sebanyak 5.3% dalam minggu ini. Pasar memang menaruh harapan akan kondisi yang lebih baik paska pertemuan ketiga pemimpin Eropa, Angela Merkel, Nicolas sarkozy dan Mario Monti di Strasbourg Perancis. Namun kekecewaan tidak bisa disembunyikan saat ketiga pemimpin tersebut memberikan keterangan usai pertemuan ini. Pasar merespon negative pernyataan Presiden Sarkozy yang menyatakan bahwa mereka menghormati independensi Bank Sentral Eropa, dan oleh karenanya mereka tidak akan melakukan permintaan khusus kepada lembaga tersebut berkenaan dengan kebijakan untuk

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

S&P Batasi Apresiasi Yen

Yen kembali bergerak menguat terhadap sebagian besar dari 16 mata uang mitra dagang utama Jepang setelah Kanselir Jerman Angela Merkel tetap menyatakan penolakan tehadap rencana penerbitan obligasi Euro atau merubah peran ECB, yang menambah kekhawatiran atas penyelesaian krisis hutang zona Euro dan di lain pihak menambah daya tarik mata uang Jepang sebagai safe haven. Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com