Harga Emas turun, Dolar naik

Financeroll – Harga emas diakhir pekan turun atas menguatnya Dolar AS. Ada perdagangan Jumat (25/11) harga Emas ditutup menurun, setelah harga saham sempat naik di awal sesi perdagangan dan harga minyak juga naik bersama dengan Dolar AS sehingga membuat harga emas turun dibawah $ 1,700 per ons. Harga komoditi emas untuk kontrak bulan Desember turun $ 10.20 atau sebesar 0.6%, berakhir di $ 1,685.70 per ons di bursa Comex – New York Mercantile Exchange. Sepanjang pekan ini emas turun 2.3%. Indek dolar naik 79.369 dari 79.099 di penutupan sebelumnya. Menguatnya Dolar AS ini memberikan dampak negative bagi harga komoditi dengan denominasi Dolar, termasuk emas. Harga Perak untuk kontrak bulan Desember berbalik arah menurun 87 sen atau sebesar 2.7%, ke harga $ 31.01 per ons dan dalam minggu ini harga Perak turun 4.3%. Harga Tembaga turun 1 cent atau turun 0.3%, ke harga $ 3.27 per ponds. Sepanjang pekan ini Tembaga turun 3.8%. (HQM)   Financeroll

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Bisa jadi Euro bubar, Merril Lynch

Financeroll – Eskalasi krisis berpotensi membubarkan Euro, hasil penelitian Merril Lynch. Bank of America Merrill Lynch (BAC) hari Jumat menerbitkan sebuah catatan hasil penelitian mereka yang menyatakan bahwa eskalasi krisis hutang yang saat ini melanda Eropa bisa membuat Euro bubar. Jika Euro terpecah menjadi maka mata uang baru dari Spanyol, Italia, Portigis dan Perancis akan terdepresiasi terhadap Dolar AS. Sementara mata uang Jerman, Belanda dan Irlandia justru menguat, demikian bunyi hasil laporan tersebut. Dikatakan oleh bank tersebut bahwa segala sesuatu yang membuat Euro bubar akan berdampak pada semua mata uang yang terlibat di dalamnya. Euro saat ini diperdagangkan pada level $ 1.3240 terhadap Dolar AS sebagai level terendah baru dalam tujuh pekan ini. (HQM)   Financeroll

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

EU Leaders Head To Washington As Contagion From EU Crisis Lurks

European Union leaders head to Washington next week amid efforts in Brussels to push forward unprecedented economic reforms in the 17-nation euro area. President Barack Obama is expected to press European Council President Herman Van Rompuy and European Commission President Jose Manuel Barroso on... FF News: Fundamental

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com