Euro Kembali Melemah

Euro melemah di sesi New York akibat maraknya aksi taking-profit jelang weekend. Investor sepertinya ingin mengamankan posisinya seiring belum adanya solusi atas krisis utang zona-euro terlebih dengan adanya pertemuan ECB dan Uni Eropa minggu depan. Turunnya tingkat pengangguran AS juga berikan alasan bagi investor untuk kembali membeli dollar. Tingkat pengangguran AS Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Minyak Sawit Turun 0.72%

Financeroll- Harga minyak sawit turun 3,70 rupee menjadi 506.10 rupee per 10 kg di bursa hari ini akibat dari spekulan yang mengurangi posisi mereka dan menciptakan trend melemah di pasar global. Di bursa Multi Commodity, pengiriman minyak sawit untuk Januari menurun sebanyak 3, 70 rupee atau 0,72 persen menjadi 506.70 rupee per 10 kilogram dengan permintaan sebanyak 310 lot. Dalam kasus yang sama, kontrak pengiriman minyak untuk bulan Desember menurun 2,70 rupee atau 0,53 persen per 10 kilo dalam 216 lot. Pedagang mengatakan posisi bongkar muat oleh spekulan menandakan tren global yang lemah dan akan menjatuhkan harga minya sawit di pasaran. Sementara, minyak sawit untuk pengiriman bulan Februari turun 0.8 persen menjadi 970 dolar per ton pada Malaysia Derivatives Exchange. Financeroll

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Perbankan Australia turun peringkat

Financeroll – Standard & Poor’s menurunkan peringkat empat bank besar Australia sebagi bagian dari rencana perubahan penilaian resiko. Peringkat bank Westpac Banking Corporation, Commonwealth Bank of Australia, ANZ Banking Group, dan Nasional Australia Bank, diturunkan dari AA menjadi AA-. Sementara itu Macquarie Group turun dari A- menjadi BBB. Krisis pasa keuangan global mendorong S&P untuk meninjau kembali performa bank dunia dalam rancangan besar “penerapan kriteria penilaian baru bagi bank.” Penilaian ini akan mengawasi resiko yang berkaitan dengan investasi perbankan, bagaimana bank didanai, bagaiamana likuiditas bank, dan modal dasar mereka. Sebelumnya S&P menurunkan peringkat bank besar AS seperti Citigroup, Goldmann Sachs, Well Fargo, JPMorgan Chase, Morgan Stanley, dan Bank of America. Financeroll

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Dolar mencoba naik kembali, bursa saham turun

Financeroll – Dolar mencoba naik kembali setelah sempat jatuh diawal sesi perdagangan terhadap Euro atas jatuhnya bursa saham dan turunnya obligasi dari Eropa.   Pada perdagangan hari Kamis, bursa saham mengalami koreksi setelah para investor melakukan aksi ambil untung paska kenaikan sebelumnya serta memilih menunggu data yang akan terbit Jumat ini. Disaat yang sama, bunga Obligasi dari Eropa juga turun. Euro mendapat tekanan setelah Spanyol mampu menjual 3.75 milyar ($ 5 milyar) obligasinya, sesuai denga target penjualan. Bagi Spanyol, kenaikan bunga obligasinya masih baik-baik saja dan permintaannya memang cukup solid. Pihak Perancis juga menjual Obligasinya senilai €4.3 milyar dengan bunga imbal yang beragam. Indek Dolar turun ke 78.293 dari 78.345, sementara dalam perdagangan terhadap Euro, EURUSD berada di $ 1.3467, setelah naik di $ 1.35 pada awal perdagangan dan saat ini di perdagangkan di $ 1.3446. Terhadap Poundsterling, GBPUSD juga turun $ 1.5693 dari $

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com