Emas Stabil Paska Lelang Obligasi Prancis

Emas diperdagangkan stabil di hari Kamis, sedikit berkurang dari titik tertinggi 2,5 minggu yang diraih sehari sebelumnya, seiring eskalasi kekhawatiran geopolitik di Iran mendorong berbagai komoditas mengalami gain dan para investor masih dibayangi ketakutan penularan krisis utang Eropa paska hasil lelang obligasi Prancis. Terpantau sejauh ini harga spot Emas, melemah Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Regional Kuat Meski Dibayangi Krisis Eropa

Sebagian besar pasar regional menguat di tengah kecemasan investor atas krisis hutang Eropa. Nikkei -0.8%, S&P/ASX -1.1%, HSI +0.4%, Kospi flat, Sensex +0.3%, Shanghai Composite +0.2%, dan STI Singapura +0.7%. Di pasar forex, euro masih tertekan akibat kecemasan mengenai hutang yang kembali muncul. EUR/USD di 1.2923 dari 1.2946 hari Rabu sore di New York, EUR/JPY di Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Rupiah salah satu mata uang yang lemah selama 2011

Financeroll – Selama tahun 2011, rupiah termasuk dalam kelompok mata uang yang lemah, namun pelemahannya masih terbilan kecil jika dibandingkan dengan mata uang negara tetangga lainnya, seperti disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Rupiah terdepresiasi sebesar 0,81% terhadap dolar AS kelevel Rp9.096 dengan rata-rata tahun 2011 berada di Rp8.8779 per dolar dari rata-rata tahun 2010 di Rp9.087. Agus menyampaikan bahwa Indonesia berada pada urutan kedua di antara negara Asia lain yang melemah setelah Filipina yang terdepresiasi sebesar 0,09%. Diikuti oleh Singapura, Korea, Malaysia, dan Thailand. Sementara itu untuk negara dengan apresiasi tertinggi yaitu Cina dengan tingkat 4,72%. Data perkembangan nilai tukar negara hingga 30 Desember 2011 : 1. Cina 4,72% 2. Jepang 4,40% 3. Inggris 0,80% 4. Euro 0,29% 5. Filipina -0,09% 6. Indonesia -0,81% 7. Singapura -1,31% 8. Korea -2,35% 9. Malaysia -3,41% 10. Thailand -4,89%. Financeroll

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Ketegangan di Iran, harga minyak melambung

Financeroll – Minyak berada di kisaran tertingginya selama delapan bulan terakhir di New York akibat investor yang berspekulasi bahwa cadangan minyak Amerika menyusut dan ketegangan program nuklir Iran akan membatasi suplai minyak global. Kontrak minyak berjangka sedikit terkoreksi setelah naik di hari kedua di Amerika. Cadangan minyak Amerika turun 4,43 juta barel minggu lalu, menurut data dari American Petroleum Institute. Menteri luar negeri Perancis, Alain Juppe mengatakan dia berharap bahwa keputusam embargo Uni Eropa pada minyak Iran akan disetujui pada pertemuan 30 Januari mendatang. Perdagangan Brent di London mungkin akan meningkat menjadi 125 dolar per barel jika Uni Eropa memboikot impor minyak dari Iran. Kontrak minyak untuk pengiriman Februari berada di kisaran 102,12 dolar per barel, turun 12 persen pada perdagangan New York Mercantile Exchange, waktu Sydney. Kontrak minyak berjangka kemarin naik menjadi 103,22 dolar, kisaran tertinggi sejak 10 Mei lalu. Harga

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Wall Street berbalik arah paska data ekonomi.

Financeroll – Berbalik dari penurunan yang terjadi diawal perdagangan, Bursa saham AS menguat paska data ekonomi diterbitkan. Peningkatan penjualan selama musim liburan kemarin ditambah kenaikan penjualan sektor otomotif selama bulan Desember telah mampu menghapus sentiment negative pasar yang dipengaruhi oleh kondisi Eropa yang masih tidak menentu. Selama ini bursa AS memang lebih melihat pada apa yang terjadi di Eropa, namun serangkaian data yang terbit tersebut telah menyadarkan mereka kembali sejak September silam bahwa perekonomian AS menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Ford yang menjadi pemimpin kenaikan penjualan otomotif di AS, bahkan kinerja sektor ini mencatat yang terbaik selama satu tahun kemarin. Angka ini terus naik, dari penjualan kendaraan dari tahun sebelumnya. Penjualan Ford selama Desember naik sebesar 1o % dari bulan sebelumnya dan saham Ford akhirnya terangkat naik 3%. Sementara itu pihak peritel juga melaporkan adanya kenaikan penjualan selama musim liburan

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com