Dow Jones ditutup negative, Nasdaq berusaha tetap positif.

Financeroll – Bursa Saham di Wall Street mendapat tekanan hebat dari menguatnya Dolar AS, akibatnya investor mengamankan diri dengan melakukan risk aversion. Jatuhnya Euro atas keprihatinan kondisi perbankan di Eropa menyeret kekhawatiran global. Pasar tenaga kerja AS yang membaik, nampaknya tidak memudahkan begitu saja bursa saham AS menguat. Terseret arus tekanan bursa global, Wall Street berada pada area penuh tekanan. Indek Dow Jones ditutup turun 55.78 poin atau melemah 0.5%, ke level 12,359.92, selama sepekan ini mereka mencata kinerje dengan naik 1.2% meski terpotong satu hari libur tahun baru pada Senin kemarin. Volume perdagangan yang terjadi di lantai bursa masih sangt tipis. Indek S&P 500 selama sepekan ini mampu naik 1.6% namun pada perdagangan kemarin, mereka jatuh sebesar 3.25 poin atau sebesar 0.3%, ke 1,277.81. Sektor telekomunikasi adalah sektor yang paling besar terkoreksi 10 sektor lainnya. Indek Nasdaq hanya mampu naik 4.36 poin atau naik 0.2%, ke level

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Perbankan Lebih Suka Parkir Dana di ECB

Overnight Deposits perbankan di Bank Sentral Eropa (ECB) kembali cetak rekor €455 miliar. Ini tentunya indikasikan perbankan lebih suka memarkir dananya di ECB karna faktor keamanan dan masih enggan untuk berikan pinjaman ke institusi keuangan lainnya. "Semakin banyak dana perbankan yang disimpan di ECB berarti indikasikan kurangnya kepercayaan terhadap institusi keuangan Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Dolar AS menguat terhadap Swiss Franc ditopang dolar data ekonomi

Financeroll — Dolar AS menguat terhadap Swiss Franc di sesi Jumat setelah dirilisnya data CPI Swiss. Pagi ini di Eropa, data resmi menunjukkan bahwa Inflasi Harga Konsumen Swiss turun melampaui perkiraan menjadi -0.2 persen dalam penyesuaian musiman di bulan lalu dari -0.2 persen di bulan sebelumnya. Analis memperkirakan Inflasi Harga Konsumen Swiss turun menjadi -0.1 persen di bulan lalu. Dolar AS terpantau diperdagangklan di level 0.9529, naik 0.04 persen. Sementara, dolar AS melemah terhadap Euro dan Yen. Terhadap euro, dolar terpantau turun 0.02 persen menyentuh level 1.2792 dan dolar AS menguat 0.02 persen terhadap yen, menyentuh level 77.14. Financeroll

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com