Harga minyak masih turun, $101.31 per barel.

Harga minyak masih menurun pada Senin (09/01) Financeroll – Harga komoditi minyak mentah AS ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (09/01), untuk ketiga kalinya secara beruntun dimana para pialang menunjukkan kehatia-hatiannya diawal pekan tahun ini atas kondisi terkini di Iran. Untuk kontrak pengiriman bulan Februari, harga minyak menurun 25 sen atau turun 0.3%, ke harga $ 101.31 per barel di bursa New York Mercantile Exchange. Diawal sesi perdagangan bahkan sempat anjlok hingga $ 100.10 per barel dan tertinggi harganya dalam perdagangan hari Senin adalah di harga $ 102.15 per barel. Kecenderungan naiknya harga minyak saat ini memang dipengaruhi atas kekhawatiran pasar akan gangguan pasokan minyak mentah dari Timur Tengah, mengingat ancaman Iran yang akan menggunakan kekuatan militernya di Selat Hormuz jika Barat bersikeras mengembargo minyak Iran. Disisi lain, sanksi ke Iran juga akan menimbulkan potensi penjualan minyak oleh Iran dengan harga yang lebih murah. Sepanjang

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Kredit & money supply china bulan desember tumbuh diatas perkiraan ekonom

Financeroll – Kredit & money supply china bulan desember tumbuh diatas perkiraan ekonom, ini sebuah sinyal kondisi moneter kemungkinan mulai sedikit mengalami kelonggaran setelah regulator mengurangi CAR untuk pertama kali sejak 2008. Pinjaman baru tercatat total 640.5 Milyar Yuan atau setara ($ 101 milyar) dalam satu bulan. Nilai ini melebihi perkiraan yang di buat oleh 18 ekonom seperti pada surei yang di lakukan bloomberg. M2 atau money supply (red: jumlah uang yang beredar) naik 13.6% di banding hasil survey rata di angka 12.9%. PM Wen Jiabao pekan lalu berjanji untuk membuat kebijaksanaan moneter terbaik yang diperlukan untuk menjaga pertumbuhan saat ini, hal ini dia katakan saat memberikan pernyataan peringatan bahwa kondisi ekonomi bisnis pada kuartal pertama 2012 diperkirakan akan sedikit sulit. Bank Rakyat China mengurangi aturan CAR untuk bank kreditur pada tangggal 5 Desember 2012 sebagai respon antisipasi krisis surat utang di eropa dapat mempengaruhi jumlah

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com