Emas terus melambung

Financeroll – Emas kembali naik, tapi berada di bawah kisaran tertingginya di sesi sebelumnya akibat data ekonomi global positif, sementara investor mulai mengalihkan fokus mereka dari krisis hutang Eropa.   Sejak data positif yang dirilis Cina kemarin, emas terus mengalami rally. Data dari Amerika dan Jerman juga mendoronng naiknya harga komoditas dan euro.   Walaupun pasar hari ini tampak stabil, krisis zona Eropa masih menjadi masalah besar, dengan Yunani yang masih mencoba bernegosiasi dengan kredito dan Portugis yang melakukan lelang obligasi hari ini untuk mengetahui sentimen pasar. Beberapa investor sepertinya memilih menjual saham mereka untuk mendapatkan keuntungan menjelang libur panjang untuk merayakan libur tahun baru Cina minggu depan.   Emas spot naik 0,2 persen menjadi 1.654,89 dolar per ounce, memperpanjang kenaikannya selama tiga sesi berturut-turut dan menembus angka tertingginya di kisaran 1,667,41 dalam sebulan terakhir.   Emas Amerika

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Production in U.S. Probably Climbed as Companies Replenished Inventories

Industrial production in the U.S. probably rebounded in December, a sign that manufacturing was weathering a global slowdown at the end of last year, economists said before a report today. Production at factories, mines and utilities increased 0.5 percent after declining 0.2 percent in November,... FF News: Fundamental

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Porsi SBI kepemilikan asing turun

Financeroll – Kepemilikan Sertifikat Bank Indoensia (SBI) oleh pihak asing tercatat menurun kelevel Rp2,6 triliun per 13 Januari 2012 dari total SBI yang tercatat mencapai Rp110 triliun. Pada akhir 2011 kepemilikan asing tercatat mencapai Rp7,8 triliun, sementara pada 13 Janurai 2012 tercatat sejumlah Rp2,6 triliun, seperti disampaikan oleh Juru Bicara BI Difi Johansyah. Menurut Difi, BI secara bertahap akan mengganti instrumen SBI dengan Surat Berharga Negara (SBN). karena selama ini SBI masih dianggap sebgai instrumen invstasi selain sebagai instrumen moneter. Difi juga menambahkan saat ini DBI yang tersedia di pasar sekunder makin berkurang karena bank sentral yang menetapkan six month holding periode sehingga SBI yang dimiliki tidak bisa diperjualbelikan di pasar sekunder selama enam bulan. Financeroll

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com