Bursa Saham Berjangka AS Anjlok Ditengah Negosiasi Yunani

Indeks saham AS berjangka bergerak flat cenderung melemah setelah menikmati reli selama 3 hari berturut-turut seiring para investor dikejutkan oleh laporan earnings GE yang dirilis dibawah ekspektasi, di saat bersamaan negosiasi restrukturisasi utang Yunani tengah berjalan. Google Inc, juga anjlok 7.6% setelah melaporkan penjualan selama Q4 dibawah estimasi analis, Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Analisa Teknikal Harian – Indeks Saham Asia

NIKKEI futures Pada daily chart terlihat candlestick pattern yang menyerupai shooting star. Price action seperti ini mengindikasikan the bulls mengalami kelelahan dan memberikan ruang untuk terjadinya koreksi dengan target minimum di 8680, tentunya jika Nikkei futures berhasil menembus 8710. High hari Jum’at di 8785 akan menjadi resistance pertama. HANG SENG futures Penutupan Hang Seng futures di akhir pekan ini menunjukkan bullish power sangat mendominasi pasar. Kecenderungan untuk terus naik dengan optimum target di 21000 masih terlihat jelas. Mungkin akan terjadi koreksi intraday namun segera trend naik akan berlanjut kembali setelah fase konsolidasi selesai. Support pertama berada di 19961 diikuti 19593. Sementara itu 20205 dan 20500 kana menjadi resistance-resistance pertama. KOSPI futures Seperti Hang Seng futures, Kospi futures juga menunjukan penutupan yang mantap di akhir pekan ini. Trend naik masih berpotensi berlanjut. Namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Kekhawatiran Ekonomi Batasi Apresiasi Sterling

Poundsterling berhasil menyentuh level tertinggi 2-minggu terhadap Greenback pada hari Jumat, dipicu data penjualan ritel Inggris yang positif dan perbaikan sentimen terhadap aset beresiko. Spekulasi bahwa arus dana investasi asing akan meningkat juga turut mendorong Sterling setelah sebuah lembaga keuangan dari China membeli saham minoritas di Thames Water. Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Harga minyak ditutup turun oleh kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Financeroll – Harga minyak mentah mengalami tekanan atas kondisi ekonomi yang tidak menentu, menjelang adanya kesepakatan mengenai Yunani dan konsen mengenai kondisi manufaktur Cina yang tarjagal serta melemahnya data permintaan minyak AS. Minyan Brent di London diperdagangjan pada harga $ 109.75 per barel barel, turun $ 1.80, bahkan sempat jatuh hingga $ 109.42, dibawah rata-rata harga dalam 100 hari terakhir pada level $ 109.62. Minyak mentah AS, Light Sweet untuk kontrak bulan Februari ditutup pada harga $ 98.46, atau turun $ 1.93, sempat jatuh hingga $ 97.91, danberada dibawah rata-rata harga dalam 50 hari ini dikisaran $ 99.07. Rentang harga antara minyak mentah Light Sweet dengan Brent London membesar ke $ 11.60, dari sebelumnya hanya $ 11.01. (HQM) Financeroll

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com