Embargo Iran Dukung Kinerja Minyak

Harga minyak kembali merangkak naik, dengan diperdagangkan sekitar 1% lebih tinggi setelah seluruh utusan Uni Eropa sepakat untuk memberlakukan embargo terhadap minyak Iran mulai awal bulan Juli mendatang, namun tersisanya kekhawatiran zona Euro seiring masih berlanjutnya perdebatan tentang restrukturisasi hutang Yunani nampak membatasi penguatan harga minyak lebih lanjut. Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Ekonomi Australia Masih Solid

Menteri Luar Negeri Kevin Rudd katakan ekonomi Australia masih solid akibat bagusnya kondisi fundamental dan pertumbuhan mitra dagang Cina yang cemerlang. "Australia berhasil hindari krisis keuangan AS dan tentunya kami juga mampu arungi potensi krisis berikutnya,” ujar Rudd kepada CNBC. ”Kondisi fundamental Australia bagus terutama dengan rasio utang yang rendah. Kami Monexnews News

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Analisa Teknikal Harian – Emas dan Minyak Mentah

Emas ditutup dekat level tertinggi 1666.70 dan membentuk pola candle HangingMan pada Jumat. Pola ini memungkinkan emas untuk lanjut bullish hingga menguji level resistance 1679.00. Namun, formasi lower high lower low pada dua candle sebelumnya, Kamis dan Jumat, tidak menutup kemungkinan emas kembali bearish hingga support 1647.50. Indikator stochastic yang sudah oversold, mendukung bearish namun butuh konfirmasi deadcross dari indikator RSI. Saran transaksi : SELL Limit di 1678.00 dengan level stop 1682.00 dan target 1666.00.   Minyak mentah jatuh pada Jumat setelah 3 hari sebelumnya konsolidasi di bawah resistance 100.96. Gagal lampaui resistance, Minyak jatuh hingga level terendah 98.00. Level ini merupakan support kuat karena sebelumnya tangga 13 Januari 2012 dan 29 Desember 2011 sudah diuji 2 kali dan selalu rebound. Namun tidak kali ini, minyak mentah diperkirakan akan lanjut bearish hingga 95.11 dan 92.44. Indikator stochastic dan RSI pun membuka peluang bearish. Saran

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com

Uni Eropa berusaha selamatkan Yunani, euro lemah

Financeroll – Euro mengalami penurunan harian kedua akibat kekhawatiran investor akan Yunani yang gagal mencapai kesepakatan dengan kreditornya. Euro lemah sebelum menteri-menteri keuangan negara Eropa bertemu di Brussel untuk membahas peraturan pendanaan yang baru, sebuah kebijakan untuk melindungi negara-negara yang memiliki hutang dan memohon barter obligasi bagi Yunani. Euro turun 0,3 persen menjadi 1,2890 per dolar dari kisaran sebelumnya 1,2931 dolar di New York. 4 Januari lalu euro sempat mencapai level tertingginya di kisaran 1,2986 per dolar. Terhadap yen, euro turun menjadi 99,34 yen. Dolar turun dari 77,01 yen menjadi 76,99 yen. Bursa Cina, Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, Taiwan dan Indonesia ditutup untuk libur menyambut tahun baru Cina hari ini. Euro turun 4 persen dalam enam bulan terakhir. yen naik 8,4 persen sekaligus menjadi mata uang berperforma terbaik sepanjang tahun ini. Dolar menguat 7,8 persen. The Federal Reserve Bank of Richmond mengatakan

Baca Selebihnya @ FBSForexIndonesia.com